Sudah beberapa hari entah
kenapa hati ini kadang terasa gelisah dengan sendirinya, seolah-olah ada
sesuatu hal yang sedang disesalkan atau tidak disenangi. Ingin lari tidak tahu harus lari kemana, ingin teriak tidak tau harus teriak dimana, ingin bersembunyi, tidak tau tempat mana yang paling tepat untuk bersembunyi. Terpikir bisa jadi itu adalah
bisikan dari syetan atau bisa jadi juga itu adalah sebuah insting akan sebuah
perasaan yang berkaitan erat dengan keluarga, persahabatan dan persaudaraan, bisa jadi juga hasil akhir yang tidak seperti
kita harapkan, kita sudah memeprhitungkan dari segala aspek, hasilnya pasti
menguntungkan, namun ternyata hasil akhirnya jauh dari yang diharapkan. Sewaktu
hati itu sedang gelisah akan sesuatu yang dihadapi,*sandaran
hati’ untuk dunia dan akhirat*.
Yaitu
suatu ‘sandaran’‘ yang mampu membuat kita berlapang dada, berbagi dan
saling merasakan. Dan
kemana sandaran itu harus dicari ? Ya kemana lagi kalau tidak pada Allah dan orang
orang yang beriman.
Sampai pada saatnya aku tersadar, kini aku mulai menjauh dengan Allah. Imanku yang belum seberapa yang belum lama mau mulai belajar lebih dekat dengan-Nya sudah mulai menjauh lagi karena kenikmatan dunia. Sholat wajibku sudah tidak tepat waktu, Sholat malam yang sudah lama ku lewatkan begitu saja dengan lelapnya tidur, tilawah yang sudah hampir tidak komit 1 hari 1 juz karena kesibukan dunia yang pada akhirnya membuatku resah. Padahal setiap waktunya Allah telah memberi kenikmatan yang begitu luar biasa tapi hampir lupa untuk mensyukuri semuanya.
Sampai pada saatnya aku tersadar, kini aku mulai menjauh dengan Allah. Imanku yang belum seberapa yang belum lama mau mulai belajar lebih dekat dengan-Nya sudah mulai menjauh lagi karena kenikmatan dunia. Sholat wajibku sudah tidak tepat waktu, Sholat malam yang sudah lama ku lewatkan begitu saja dengan lelapnya tidur, tilawah yang sudah hampir tidak komit 1 hari 1 juz karena kesibukan dunia yang pada akhirnya membuatku resah. Padahal setiap waktunya Allah telah memberi kenikmatan yang begitu luar biasa tapi hampir lupa untuk mensyukuri semuanya.
Ya Allah kala aku jauh kemudian kembali pada-Mu, kumohon peluklah aku dengan kasih-Mu, dekaplah aku dengan Cinta-Mu dan jangan biarkan aku lari dari dekap-Mu lagi. karna Sebaik baik penolong adalah Allah SWT, Dialah satu
satunya dzat yang serba maha,
maha pengasih dan penyayang, maha kaya, maha Agung, maha perkasa, dan maha
lainnya
Laa
haula walaa Quwwata illa billaah…..( tiada kekuatan melainkan kekuatan-Nya ), Jadi kembalilah kepada Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar