Hijrah
memang tak mudah. Karena setelahnya masih ada step selanjutnya. Hal ini
didukung oleh dengan apa dan siapa kita menghabiskan waktu setiap hari
Jangan
biarkan waktu merenggut kebersamaanmu dengan Allah karena rutinitas
sehari-hari. Ditambah kita habiskan waktu bersama dengan orang-orang
yang tidak taat dan justru mengajak kita lalai dari perintah-Nya
Katanya ingin hijrah?
Tapi kebiasaan belum diubah
Katanya ikhlas putus?
Tapi kok galau terus?
Coba perhatikan lagi, mengapa "Masih" seperti itu?
Coba lihat sekelilingmu, apakah lingkungan dan kebiasaan mendukungmu akan hal itu?
Hanya sahabat taat yang mendukung kita dalam taat, maka.. sudahkah perbanyak waktu bersama dengannya?
Sudahkah hindari penyebab lalainya diri?
Padahal
kalo deket sama orang taat itu banyak manfaatnya loh. kita jadi banyak
ilmu, dan selalu memanfaatkan waktu. Karena menurut mereka, setiap waktu
adalah harta yang Allah beri untuk ladang beramal dan ibadah
Mana sempet mikirin si dia?
Mana mungkin membiarkanmu galau dan
curhat tentang si dia?
Sahabat Taat pasti mengingatkan. Cara mereka berbeda-beda. Maka kita harus PEKA
Omongannya
nggak akan sia-sia, maka dengarkanlah mereka. Dan jangan ragu untuk
mengikuti kegiatan yang dianjurkan olehnya. Kesibukan positif yang
dianjurkannya pasti ampuh buat kamu move on dari hal-hal buruk yang
nggak kamu sadari sebelumnya
Insya Allah, sahabat yang baik
pasti ingin sahabatnya jadi baik pula. Sahabat yang taat pasti akan
mengajak kita semangat dalam taat 😊
SelowAjaMblo ✌️️
01:07 malam !
Suara itu.... yaaa detik ini suara itu terngiang kembali di telinga.
Suara lirih saat beliau memanggil untuk yang terakhir kalinya .
Sekarang
aku udah tambah dewasa, mungkin tidak seperti yang di inginkan. Tapi
sekarang aku udah banyak berubah karna.mu pak, atas ijin Allah pastinya .
Kepergianmu juga membuat aku jadi pribadi yang sekarang .
Aku
tidak mencoba membuatmu tidak tenang, aku hanya sedang sedih, sedang
rindu, dan sedang berharap ada seseorang yang mampu menjagaku dan
mengingatkanku bahwa aku harus selalu jadi yang lebih baik dari
sebelumnya .
Mungkin semasa Engkau di dunia aku belum bisa kasih yang terbaik.
Tapi Mana mungkin aku tega Menambah Hisabanmu dengan aku memperlihatankan aurat-ku .
Semoga menutup aurat yang wajib perintahNya ini dan Kelak Proses Hijrahku ini mudah-mudahan bisa menjadi Kado terindah untukMu duhai Ayah ....