Senin, 07 Desember 2015

Ayah

Tepatnya hari Sabtu 05 Desember'15 gemercik hujan mengiringi dibalik kaca jendela.
Tiba-tiba ada kabar yang membuat diri ini merasa tersamber petir.
Ya, kini Ayahanda telah tiada, telah di panggil untuk selamanya sama Sang Pencipta.
Tak pernah punya persiapan atau pikiran beliau akan pergi meninggalkan secepat  ini, ya karna emang beliau tidak pernah sakit sebelumnya. Tapi rahasia Allah tidak ada yang tahu, termasuk kematian, ga sehat ga sakit dan ga muda atau yang tua, semua pasti akan mati..

   Ayah...
   Waktu begitu cepat berlalu
   Di umur 57th kau telah pergi
   Kini kita berada di tempat yang berbeda


    Ayah..
    Takut rasanya saat mengingat masalalu bersamamu
    Setiap kuingat.. air mata ini selalu tak mampu kubendung
    Tangis ini karena kerinduanku padamu
    Rindu akan kasih sayangmu
    Rindu akan tutur katamu
    Rindu akan semua yang ada pada dirimu
   

   Ayah..
   Maafkan anakmu yang jarang ada waktu untukmu
   Maafkan belum bisa bahagiain dirimu
   Rasanya penyesalan selalu ada
    Tapi apalah dayaku
    Semua telah berlalu
    Kini hanya bisa kukenang jasa kebaikanmu
    Dan menuruti semua nasihatmu


    Ayah..
    Doakan aku selalu bisa menjadi wanita kuat terus
    Wanita dewasa yang bisa bahagiain Ibu dan saudara2ku
    Doaku akan selalu mengiringi perjalananmu
    Semoga Allah membalas kebaikanmu selama ini
    Aku selalu menyayangimu

  
    Karna hanya Do'a yang bisa kuberikan dan selalu kupanjatkan untukmu
    Aku menyayangimu.. Selalu ....

Selasa, 27 Oktober 2015

Beberapa !!

Banyak hal yang pingin kita ungkapkan, banyak hal yang pingin kita ceritakan tapi lagi lagi aku hanya mampu menulis semuanya lewat tulisan...
Sedih rasanya akhir-akhir ini ada beberapa teman yang menyebutkan kalo kita BERUBAH, emang belum lama omongan itu sempat ada dan kita selalu mencoba untuk bersikap biasa saja...
Entah apa yang diri sendiri dan mereka rasakan saat ini. Banyak sesuatu yang mereka ga tahu tentang apa yang  dirasakan, sulit untuk menjelaskan semuanya karena takut semuanya jadi salah faham.
Mungkin ada beberapa hal yang membuat kita jadi merasa jauh ..

Timbul rasa kekecewaan akan sikap sang sahabat. Seorang sahabat yang merasa dirinya sudah dekat dengan kita, harusnya dia percaya apa yang diomomgin sahabatnya. Saat memberikan pengertian dan kejujuran tapi dia tetap keliatan tidak percaya. so…selanjutnya terserah ..
Terdapat pergeseran status. Yang tadinya dia selalu ada waktu buat kita dan sekarang hanya sisa waktu karna dia punya status baru, tapi saat kita sedikit mulai menjauh karna ingin menocba mengerti, eh malah kita yang disebut menjauh. Persahabatan yang sangat dekat terkadang menimbulkan status baru. Awalnya rasa nyaman akan datang jika kita berada di sisi sang sahabat. Bom waktu akan berperan disini. Rasa nyaman itu akan berubah menjadi rasa memiliki. Jika sang sahabat tidak ada disamping kita saat kita membutuhkan, perasaan bimbang akan datang, rasa tak tenang muncul, timbul pikiran negatif, dan hati selalu bertanya, kenapa…kenapa…kenapa…??? Kalau sudah begini ya…hanya ada dua pilihan… TAKE IT OR LEAVE IT…!!!
Salah Faham. Semakin dekat ikatan dengan seseorang akan semakin banyak pula masalah yang akan datang. Piring akan bersinggungan dengan piring yang ada di dekatnya. Bentuk salah faham ini banyak bentuknya. Misalnya, salah memberikan masukan kepada sahabat yang lainnya, sehingga masukan yang diterima dianggap bermuatan kepentingan dan menjerumuskan. Hal itulah yang menimbulkan kesalah fahaman antara kedua sahabat.
Kesibukan. Hal yang satu ini memang sulit dipungkiri. Jangankan sahabat, kesibukan ini bisa merenggangkan hubungan antara seseorang dengan keluarganya, suami dengan istrinya, seorang ayah dengan anak-anaknya. Kesibukan sang sahabat bisa membuat dia berubah. Berubah menjadi sangat menyebalkan, berubah menjadi seseorang yang sensitive, berubah menjadi orang lain. Kalau sudah begini kita hanya bisa bertanya…..Kenapa sih bisa seperti itu???


So, sahabat adalah seseorang yang dapat menanggulangi hal-hal tersebut di atas. Sikap Seorang sahabat akan terus stabil dari mulai kita berkenalan sampai menjadi seorang sahabat sejati, tidak ada yang berubah. Sahabat akan menjaga hatinya dengan baik, memaintenance sedemikian rupa agar tidak terjadi pergeseran status. Jika hal itu terjadi, dia tidak akan berubah ataupun menjauh. Tapi tetap pada statusnya sebagai seorang sahabat. Sahabat tidak akan berubah walaupun dia memiliki teman baru yang lebih baik. Seorang tidak akan datang disaat dia sendiri dan gundah dan pergi begitu saja disaat dia sedang dikelilingi teman-teman baru. Seorang sahabat selalu ,mengerti kita, tau kita apa adanya, tau plus minus kita, tidak ada yang dilebih-lebihkan, tidak ada yang dikurang-kurangi tapi tampil apa adanya, sehingga tidak akan ada kesalahfahaman sehingga terjadi perubahan sikap. Dan seorang sahabat akan selalu eksis dan senantiasa mendukung kita dalam keadaaan apapun, baik dia sedang disibukan oleh pekerjaan ataupun dipusingkan oleh sesuatu.

Jumat, 18 September 2015

Arti sebuah kesendirian

Terkadang kesendirian melahirkan sebuah kebahagian

Kebahagian yang tak dimilki oleh mereka
Karena kita terbiasa bermain dan bercengkrama dengan kesendirian
Yang akan menghapus pelangi kesedihan…yang akan lahir nanti.

Kadang manusia butuh waktu untuk sendiri…
Kadang kita sendiri butuh waktu untuk menyelami dari suatu kesalahan yang ada, memikirkan langkah berikutnya setelah kita terjatuh. Kadang semuanya butuh proses yang sama sekali tidak gampang. Menyadari dan mengakui sebuah kesalahan dapat terjadi pun butuh sebuah keberanian. Sama sekali bukan hal yang mudah. Terutama jika kita mempunyai sikap yang arogan dan egoistik.
Entah sejak kapan aku menyadari bahwa hidup di dunia ini bukan cuma takdir, namun juga cobaan, bahkan siksaan dan buat aku, HIDUP adalah masalah. Masalah yang harus diselesaikan dan dicari solusinya. Kita tidak bisa menghindar atau lari dari masalah. Kalau tidak diselesaikan atau menghindarinya, satu saat pasti akan terakumulasi. Satu saat akan meledak dan menghancurkan diri kita sendiri. Jadi sebelum masalah itu membesar dan meledak, harus diselesaikan secepatnya. Kita tak bisa menghindar atau lari dari masalah, selesaikan secepatnya jangan ditunda.
HIDUP adalah ujian dan cobaan. Hidup harus dijalani dengan hati yang tulus serta lapang dada.
Dan HIDUP juga sebagai pilihan. Karena kemanapun kita berjalan dan pergi selalu dihadapkan dengan suatu pilihan. Pilihan antara yang baik dan buruk dan pilihan yang terkadang tidak mudah diputuskan. Setiap pilihan pasti punya konsekwensi baik dan buruknya sendiri dan setiap pilihan harus diperjuangkan, serta harus pintar-pintar dan hati-hati memilihnya. Jangan sampai salah dan keliru menentukan pilihan yang akan diambil dan yang terpenting juga adalah kita harus bisa mengelola pilihan dengan baik karena pada intinya, ambil hal-hal positif atau baik dari pilihan yang buruk, yang jelek atau jahat kita buang.
Kesendirian memberi arti dari perjalanan hidup kita karena dia, kesendirian itu sendiri, memberi kita waktu untuk merenung, mencoba mengenali diri kita sendiri, dan pda akhirnya setelah mengetahui segala kelemahan dan kekuatan kita, kita dapat menguatkan diri dalam keputusan untuk bersiap-siap memasuki gelanggang perang kehidupan dengan semangat baru dan Tuhan menciptakan malam untuk membuat manusia berfikir dengan segala kemampuannya bahwa, kesendirian itu diperlukan,
Merasa kesendirian bukanlah perkara yang sederhana. Hal ini boleh berdampak besar di dalam kehidupan .  Tapi  kesendirian yang membuat kita belajar untuk berdiri kokoh setegar karang. Menerobos kuatnya badai dengan segudang semangat. Menguatkan jiwa dengan gelora iman yang membara. Kesendirianlah yang membuat kita terus melaju.. bertarung hingga kelelahan menjadi teman setia kita.
Kesendirian sejatinya melelahkan dan melemahkan. Namun, aku selalu percaya, dari setiap kelelahan selalu ada kebahagiaan, dari setiap kelemahan selalu menyimpan energi kekuatan yang tak tertandingi.
Kesendirian, membuatku belajar. Bagaimana memahami setiap pesan dari-Nya.. serta memahami akan arti dan tujuan hidup kita serta selalu meletakkan semua harap agar selalu tertuju pada-Nya.. Kesendirianlah yang mengajarkanku semuanya.
Kesendirian, membuatku memahami, bagaimana menjaga semangat agar selalu tertata, menjaga hati agar kokoh hingga tergenapkan oleh-Nya.. menjaga diri agar panah syetan hanyalah sebuah buaian malam di siang yang terang.. Menjaga Jiwa agar selalu mengawasi keberadaan nafsu.. dan menjaga kemampuan agar selalu memberikan inspirasi bagi siapapun yang kita temui.

Kamis, 10 September 2015

Kembali Pada Allah

Sudah beberapa hari entah kenapa hati ini kadang terasa gelisah dengan sendirinya, seolah-olah ada sesuatu hal yang sedang disesalkan atau tidak disenangi. Ingin lari tidak tahu harus lari kemana, ingin teriak tidak tau harus teriak dimana, ingin bersembunyi, tidak tau tempat mana yang paling tepat untuk bersembunyi. Terpikir bisa jadi itu adalah bisikan dari syetan atau bisa jadi juga itu adalah sebuah insting akan sebuah perasaan yang berkaitan erat dengan keluarga, persahabatan dan persaudaraan,  bisa jadi juga hasil akhir yang tidak seperti kita harapkan, kita sudah memeprhitungkan dari segala aspek, hasilnya pasti menguntungkan, namun ternyata hasil akhirnya jauh dari yang diharapkan. Sewaktu hati itu sedang gelisah akan sesuatu yang dihadapi,*sandaran hati’ untuk dunia dan akhirat*. Yaitu suatu ‘sandaran’‘ yang mampu membuat kita berlapang dada, berbagi dan saling merasakan. Dan kemana sandaran itu harus dicari ?  Ya kemana lagi kalau tidak pada Allah dan orang orang yang beriman.
Sampai pada saatnya aku tersadar, kini aku mulai menjauh dengan Allah. Imanku yang belum seberapa yang belum lama mau mulai belajar lebih dekat dengan-Nya sudah mulai menjauh lagi karena kenikmatan dunia. Sholat wajibku sudah tidak tepat waktu, Sholat malam yang sudah lama ku lewatkan begitu saja dengan lelapnya tidur, tilawah yang sudah hampir tidak komit 1 hari 1 juz karena kesibukan dunia yang pada akhirnya membuatku resah. Padahal setiap waktunya Allah telah memberi kenikmatan yang begitu luar biasa tapi hampir lupa untuk mensyukuri semuanya.
Ya Allah kala aku jauh kemudian kembali pada-Mu, kumohon peluklah aku dengan kasih-Mu, dekaplah aku dengan Cinta-Mu dan jangan biarkan aku lari dari dekap-Mu lagi. karna Sebaik baik penolong adalah Allah SWT, Dialah satu satunya dzat yang serba maha, maha pengasih dan penyayang, maha kaya, maha Agung, maha perkasa, dan maha lainnya
 Laa haula walaa Quwwata illa billaah…..( tiada kekuatan melainkan kekuatan-Nya ), Jadi kembalilah kepada Allah. 

Sabtu, 22 Agustus 2015

Tanpa Pesan Terakhir

Hidup terlalu singkat untuk cerita tentang kau dan aku
Kau pergi tanpa pesan terakhir dariku dan menyertaimu
kau selalu ku kenang ....
Saat kau langkahkan kakimu tuk tinggalkanku
dan kau pergi jauh untuk selamanya
Hingga bayangamu pun tak mampu ku lihat lagi
kini kau telah pergi jauh untuk selamanya
Ada yang hilang dalam hari hariku saat tak bersamamu
Kau selalu ku kenang, dan selalu ku kenang
Saat kau langkahkan kakimu tuk tinggalkanku
dan kau pergi jauh untuk selamanya
Hingga bayangmu pun tak mampu ku lihat lagi
kini kau telah pergi jauh untuk selamanya

Rabu, 12 Agustus 2015

Tak Ada Lagi

Tak ada lagi yang hadir
Tak ada lagi yang menanti
Tak ada lagi yang menunggu
Tak ada lagi yang tersenyum

Baru ku sadari kesepian ini setelah sesuatu itu pergi dari hati
semakin beku hati ini setelah sekian lama tak ku temukan
tapi saat ini aku bukan manusia yang sedang putus asa,
melainkan aku adalah manusia yang sedang berusaha dan bersabar
sampai nanti tiba masanya akan ku dapatkan yang seutuhnya

Ada perih disudut hati, saat ketika engkau cerita tentang segala yg kau alami.
Setelah sekian lama kau bertahan
Setelah sekian lama kau memendam luka
Kau datang dengan beribu maaf dan penyesalan
Tapi semua itu tak mampu membuatku kembali
Bukannya hati ini tak sakit dan bukannya hati ini tak hancur
bukan pula hati ini tak perih
namun hanya kepasrahan yang mengiringi

Saat ku meneteskan air mata
bukan berarti ku menangisimu
Tapi air mata itu menetes
ketika aku mulai melangkahkan kaki ini
untuk pergi meninggalkan

Tidak ada yang berakhir
Semua hanya diam tak berukir
Kamu akan selalu ada
Membeku dalam relung jiwa
Memberi damai dan semangat untuk tetap melangkah :')

Kamis, 06 Agustus 2015

Rindu Nenek


Sudah lama kita tidak bersua.
Sudah dua tahun nenek meninggalkan dunia.
Sudah 2 tahun lebaran juga kami tidak merayakan hari raya bersamamu nek.
Sudah 2 tahun sepinya malam ini tanpa cerita ceritamu
Dan 2 tahun sudah letihnya raga ini ketika mengingat wajahmu
Masih ingat rasanya saat aku akan pergi jauh untuk kerja dan meninggalkan semua termasuk nenek,
Di saat detik-detik kepergianku, aku bener-bener terharu. karena engkau adalah orang yang paling tak ingin jauh dariku. Hal yang membuat aku sadar betapa engkau sangat menyayangiku


Apa nenek baik-baik saja di sana? Bagaimana rupa nenek sekarang? Apakah masih sama seperti ketika sedang bercengkerama denganku untuk yang terakhir kalinya?
Yah, aku harap nenek sedang tersenyum menatapku sembari ditemani para malaikat surga.
Sejak kepergian nenek, ada banyak hal yang terjadi di dunia ini. Aku sekarang sudah menjadi wanita dewasa. Aku sudah tidak terlalu gemar merengek ataupun bermanja-manja (masih kadang2 sih -_-).
Aku kini sedang berjuang menapaki karier sendiri. Sungguh, aku ingin nenek masih ada di sini. Menjadi saksi pertumbuhan serta perjalananku hingga aku menjadi wanita dewasa seperti sekarang ini.
Aku rindu usapan tangan nenek yang membelai lembut rambutku. Rindu juga dengan candaan ringan yang selalu nenek lontarkan. Bahkan, aku juga kangen saat nenek memberi nasihat yang itu-itu saja ataupun cerita masa muda nenek yang selalu diulang-ulang.
Ah, andai saja nenek masih ada di sini. Kita pasti masih bisa saling bertukar cerita. Nenek pasti akan mendongengkan kembali kisah ketika Indonesia masih dijajah, ataupun aku akan mengajarkan nenek bagaimana cara menggunakan gadget terbarunya :'(
I miss u nek ..
Kini tak ada lg org yg mngerti 1 pun stelah nenek pergi:'(

Doaku selalu menyertaimu.
Menuntun setiap langkahmu

Kamis, 16 Juli 2015

Malam Takbiran

Malam takbiran. Yaaa malam takbiran. Malam yang menggetarkan hati, rasa senang dan sedih bergelut dalam hati. Senang karena esoknya hari kemenangan, tapi juga sedih karena Ramadhan baru saja lewat.
Gema takbir makin menggetarkan suasana. Dan semua apa yang dirasakan dalam hati, dalam jiwa, semakin berasa.
Gema takbir tak pernah berubah. Suara indah takbir pun tak berubah setiap tahunnya .
Yg berubah hanya keadaan ..

Malam takbir kali ini rasanya hati tersayat, dan batin digetarkan oleh gema takbir yang bertalu-talu. Entah mengapa, takbir umumnya menjadi pengingat kenangan-kenangan manis mengenai rumah dan keluarga .

Selama ini saya mungkin bisa disebut kurang bersyukur. Karna saya selalu lebaran di rumah dan masih mempunyai keluarga yang lengkap .
Dan saat saya tahu seseorang yang sudah puluhan tahun di setiap momen takbiran/idul fitri tanpa seorang ibu. Hati ini merinding, sakit, terharu dan bahkan mulai ngebayangin betapa sedih hatinya disaat orang-orang merayakan kemenangan ini.
Ingin rasanya menggantikan semua aer mata kesedihannya dengan sejuta senyuman. Tapi semua itu tak akan pernah mampu .

Mungkin hanya kenangan yang tersisa dalam dirinya, kenangan yang selalu maknai dengan positif. Ibunya memang pasti tidak bisa hadir dalam keseluruhan hidupnya. Takdirnya anak dan ibu pasti akan berpisah secara jasad. Akan tetapi jiwa mereka adalah satu, ada jiwa ibu yang bersemayam dalam jasadnya

Hanya doa yang saya punya untuk dipanjatkan kepada Allah SWT, mudah-mudahan amal baktimu diterima di sisi-Nya dan kealpaan manusiawi bisa mendapatkan ampunan oleh-Nya.
Amiiiin ....

Senin, 27 April 2015

Terpaksa dan Terbiasa

Sudah kurang lebih 8 bulan aku mampu menjalani hari hari tanpa seseorang yang biasanya selalu ada.
Berjalannya waktu aku sangat sangat mulai terbiasa tanpa ada rasa merasa sendiri.
Ya memang semuanya gak gampang, gak bisa di agendakan kapan kita harus benar-benar bangkit dari semuanya, tapi semua ini adalah Proses.


Enggak ada fase yang paling berat untuk dilewati dalam sebuah hubungan selain fase perpisahan kita dengan si pacar. Segala perubahan akan terjadi ketika kita sudah mengakhiri hubungan. Enggak jarang hal tersebut juga berdampak untuk psikologis. Tapi life must go on girls. hehehe
Kita harus bisa melewati semua fase sulit tersebut. Kita harus tahu cara yang tepat untuk melewati fase terberat setelah putus.

Yang awalnya selalu gak nyaman setiap denger namanya, melihat sosmed, melihat seseuatu yang dia berikan, ngeliat orang lain bahagia bersama pasangannya. Padahal itu semua hanya bikin aku belum siap dengan kebiasaan baru, melakukan segala aktivitas tanpa Dia..
Tapi setelah Terpaksa, Dipaksa dan Terbiasa. semuanya jadi baik-baik saja.
Setiap denger nama dan yang lainnya hati ini merasa tidak pernah menyesal.

Biarlah setiap orang punya cara sendiri untuk menyikapi suatu perpisahan
Tak ada yang bisa memksakan harus seperti ini, seperti itu
Karna tak akan ada yang bisa merasakan selain diri kita sendiri

Aku selalu berdoa diberi semangat yang tiada henti
Semangat yang tak pernah padam dan rasa sabar yang paling sesabar-sabarnya.
Untukku menghadapi apapun yang terjadi di hidupku
Dan bagaimanapun perasaan hati ini, buat lah agar aku tetap bisa tersenyum dan gembira.
Amiiiin

"ALLAH SENGAJA MEMATAHKAN HATI UNTUK MENYELAMATKAN DARI ORANG YANG SALAH!!!"


Jumat, 10 April 2015

Kasih Judul Sendiri :(

Belum lama aku menulis tentang ketidaknyamanan pada waktu yang belum lama itu
Beberapa hari setelah aku menulis, rasanya suasana dan keadaan sudah mau mulai bersahabat lagi denganku.
Alhmadulillah....
Sayangnya yang belum sempat aku ceritakan, yang belum sempat aku bagikan tentang hari hari aku yang sudah menyenangkan itu tidak sempat di tulis disini.
Malam tadi semua berubah kembali seketika, suasana hati kembali sakit, kembali sepi.
Aaaaah entah apa yang ada di pikiran saat itu, yang ku tahu aku hanya ingin teriak dan menangis.
Sesuatu hal yang sepele, sesuatu hal yang gak penting mampu membuat hatiku sedih :(

---------------------------------------------------------------------------------------

Banyak yang mereka tidak tahu tentang aku, tentang kehidupanku, dan tentang semuanya
Tapi aku tidak pernah berharap satu orang pun untuk tahu semuanya
Tidak sedikit yang beranggapan hidupku beruntung karna mempunyai banyak orang-orang disekelilingku
Tapi dalam hati kecil ini tak seramai yang orang-orang bayangkan

Memiliki banyak teman mungkin caraku untuk menutupi kesedihanku
Meski aku tidak terlahir dengan kemampuan untuk menyenangkan semua orang setiap saat
Tapi aku selalu berharap bisa membuat orang tertawa
Hidup itu hanya ada dua pilihan: Mengeluhkan masalah atau menghadapinya denga cara kita sendiri
Dan aku memilih untuk mengahadapinya dengan cara aku sendiri
Karna satu satunya orang yang bisa aku andalkan setiap saat adalah diri aku sendiri



to be continued ................

Selasa, 24 Maret 2015

Zona tidak nyaman

Pekerjaan yang ideal adalah saat kita mengerjakan apa yang kita cintai. Memang tak semua orang seberuntung itu, tapi jika kita mencintai pekerjaan kita, melakukan aktivitas sehari-hari di kantor pun tak akan terasa berat. Tapi itu saja tidak cukup, ternyata lingkungan dan orang-orang di ruang kerjaan kita sangat berperan dalam kenyamanan kerja kita.
Karna pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan menyenangkan jika dikerjakan bersama orang-orang yang kita cintai. Bahkan rekan-rekan kerja bisa jadi alasan kita untuk bersemangat berangkat kerja.

Entah apa yang sedang terjadi saat ini. Entah tempatnya atau orang-orang di sekeliling atau bahkan diri akunya sendiri.
Hari kedua di tempat ini masih merasa kek hari pertama, ga ada perubahan dari hari kemarin.
Kali ini bukan kali pertama aku rolling/pindah.
Tapi ngerasa ada yang beda dari pindahan-pindahan sebelumnya.
Entah sebelah mana yang membuat perasaan perbedaan itu muncul.
Okey mungkin masih adaptasi, tapi yang aku ketahui adaptasi itu ga sesepi ini.
Aku mencoba biasa belajar bergabung sama yang lainnya tapi tetap aja ngerasa ada yang beda.
Ga tau harus ku ceritakan sebelah mana pada orang biar mereka mengerti sama keadaan yang sangat amat berbeda ini.
Ya Tuhan, semoga ini terbalaskan dengan sesuatu yang sepadan. Rasanya ingin nangis dari tadi. kalo aja nggak ingat ini masih di kantor. Aku merasa kejepit. Pengen marah juga, tapi nggak tau mau marah sama siapa karena memang nggak ada yang salah. Hhh.
Tuhan, tolong beri aku keberuntungan yang berarti lain kali. Supaya aku lupa bahwa aku pernah berada di posisi yang tidak seberuntung ini :'(

Selasa, 10 Februari 2015

Memories in Pandeglang

Hampir setahun aku berdomisili Pandeglang. Tepatnya 06 Maret 2014 aku di pindah ke Pandeglang, yang sebelumnya tugas di Pekalongan, Jawa Tengah.
Saat itu pas pertama ke sini tak semudah yang di bayangkan, dari mulai perjalanan awal nyampe kantor dan sampai adaptasi di lingkungan yang baru.
Okeh pengen sedikit bercerita secara singkat tentang perjalanan pas awal nyampe sini.
Dari kantor sebelumnya (Pekalongan) itu Kamis jam 7 pagi, nyampe Jakarta (Pulo Gadung) Ashar. Sudah capek rasanya badan eh udah naik bus yang jurusan Serang mobilnya ngetem lama sekali, berangkat maghrib dan di tol pun macet parah. Arrrrrrrgh rasanya saat itu ingin teriak. Nyampe terminal Serang jam 10 malam dengan bawa 2 tas, perut laper, badan lemas, dan ini tuh alamat yang dituju belum tau :'(
Saat itu dikasih tau patokannya berhenti di Puskemas Saketi, dan akhirnya jam 12 malam aku sampe, belum selesai nasib kurang baikku nyampe situ, pas udah nyampe no KC nya susah di hubungin, aku nunggu cukup lama sampe akhirnya datang dan akhirnya aku nyampe kantor baru.

-----------------------
***************

Hari pertama kerja sangat tidak nyaman, mungkin banyak faktor, dari mulai kerja di dalam kantor gak ada partner, terus yang tinggal di kantor baru cuman 3 orang sama aku.
Hari demi hari terasa jenuh, apalagi pas hari libur cuman diem aja di kamar, tak ada lagi kegiatan. Di tambah temen di kantor nya saat itu susah di ajak main, jangankan untuk main. Di ajak beli makanpun susah -.-
Aaaaargh pokonya saat itu 1 bln pertama sampai 3 bulan gak nyaman rasanya, jalan 4 bulan di sini mau gak mau udah mulai membiasakan sama lingkungan dan orang2 sekitar..
Suasana kantor saat jam kerja udah mulai rame, karna mungkin ada beberapa yang baru. Diluar jam kerjapun aku udh mulai sedikit nyaman, yang tadinya jam 8/9 udah masuk kamar, sekarang udah nyaman berlama2 santai2 di ruang tv, ngobrol dan kumpul sama yang lainnya.

-----------------------
***************

Hari makin hari aku merasa nyaman berada di lingkungan ini, canda tawa selalu ada setiap hari, setiap hari selalu ada kejadian lucu, setiap hari selalu ada cerita, orang2 yang sangat hangat, orang2 yang mmbuatku mampu menyembunyikan luka ini, dan orang2 yang sangat peduli di saat aku sehat atau pun sakit..
Kali ini aku akan menceritakan satu2 orang yang udah aku ceritain di atas..

Me n T.Putri
- Namanya Putri, umurnya lebih tua 2 tahun dari aku. Aku biasa memanggilnya Mpo/Teteh/Mba (sesuka hati, hehe) Dia seorang Pemimpin yang nyaris sempurna, enak di ajak sharing saat kerja ataupun di luar kerja, santai, ga bagbigbug, jarang lembur, tapi keliatan kerjaan ga pernah numpuk (kali, hehe), bisa buat temen2nya nurut sama hal positif, padahal ni orang agak songong, belagu juga tapi tetap aja bisa bikin orang betah. Selain itu dia juga seseorang yang bertanggung jawab sama keluarganya, yang sayang banget sama ibu dan adik2nya, dan yang paling aku seneng dia selalu memperiortiaskan keluarga.
Hmm trus apa lagi yaa (?) Oya mungkin aku memang tidak tahu semua tentangnya, tapi ada beberapa hal yang tak mampu aku tanyakan, atau dia ceritain (hayo apa :D) pokonya apapun itu, aku berharap kedepannya dia selalu sayang sama ibu dan adik2nya, selalu peduli sama setiap orang dan selalu di kasih yang terbaik sm Allah. Aminnn






me n Widia
- Namanya Widia, umurnya lebih muda dari aku 1 tahun, kenal dia belum lama, gak dari awal pas aku pindah ke sini, tapi kita lumayan deket, mungkin karna kita 1 kamar juga. Orang nya pecicilan (ga jauh beda lah sm aku, hehe), rame, asik, apa adanya, teledor, apapun setiap punya barang pasti cepet rusaknya, kalo bawa motor selain ngebuts suka lalagaan lepas tangan dua, pinter masak (tp oncom doang :P), suka nyanyi juga meski cadel (tp udah rekaman sama pacarnya) hobby nya ngunci pintu setiap malem, hahaha.. Katanya sih bentar lagi mau married, pokonya semoga di kasih yang terbaik aja. Type orang yang sayang juga sama keluarga, terutama sama Mamahnya, cuman ada 1 hal yang aku ga suka dari ni orang, susah untuk di ajak sh*** (sensor aja lah, soalnya ini mh termasuk aib) wkwkwk





- Namanya Eka, umurnya masih sangat muda, 4 tahun lebih muda dari aku, kenal dia lumayan cukup lama. Orangnya baik, asik, nyablak, ga ribet, tukang bully, apa adanya, saking apa adanya kadang terlalu prontal depan orang kalo ngomong, hehe.. Mungkin karna dia ga nginep kantor jadi aku kurang tau dengan jelas seperti apa2nya.. Paling hal yang aku kurang suka, dia sedikit kurang peduli terhadap orang2 disekitar. Tapi pada dasarnya baik sih. Berharap kedepannya lebih peka terhadap orang2 di sekeliling. Tapi ni anak sangat mandiri, di rumahnya hanya bertiga dengan adik2nya. Kalo cerita udah kaya emak2, katanya sebelum berangkat kerja dan pulang kerja ngurus dulu kedua adiknya yang masih sekolah, pokonya hebat lah...





Me n Umu
- Namanya Umu, umurnya sama kaya Eka, nah klo ini orangnya hampir kebalikannya si Eka, hehe.. Tapi cuman beberapa sih ga semua. Baik juga, rame, asik, sensitiv, ga sejahat yang lainnya karna dia selalu jadi korban bercandaan orang2, (pukpukpuk).Setiap datang dari luar pasti hobbynya nongkrong di wc, hehe.. selalu pegang handphone dalam keadaan apapun, dan entah kenapa orang2 demen juga ngejailin ni anak (haha yang sabar ya nak)
Berharap dia nanti kalo dah di pindah tetap menjadi diri sendiri..






Neng Erna
- Namanya Neng, kebetulan dia staff aku satu2nya, setiap hari 3 bln terkahir kerja bareng aku, belum lama juga kenal dia, cuman ya ada beberapa yang sedikit aku tahu tentang dia. Orangnya masih bocah, masih labil, baik juga, semangat kerjanya, niat banget kerja, insiatif, tapi kadang saking inisitafnya suka bikin aku greget -__-,  peka/peduli terhadap lingkungan, masih percaya banget sama mitos, hehe. Berharap hidup kedepannya jauh lebih baik dari sekarang. Amiinnn







- Kalo Rosita Nothing deeeeh, soalnya dia anak baru, hehehe


Dan hari ini adalah hari terakhir aku di Saketi, Pandeglang..
Selesai sudah perjalananku di Kota Badak ini.
Aku bahagia pernah berada di sini, aku ga menyesal pernah hadir d kehidupan kalian.
Rasa jenuh aku, rasa sedih aku dari awal terbayar semua sama hadirnya kalian di sini.
Aku berharap kalian selalu menjadi orang baik dan menyenangkan, karna jadi orang baik saja tidak cukup. Semoga suatu saat kita bisa bertemu lagi dengan kehidupan yang jauh lebih baik dari ini.
Kalian luar biasa, Aku sayang kalian, aku peduli sama kalian, kalian selalu jadi yang terbaik buat semua orang, sehat2 terus, pinter2 terus. Dan Aimisyuuuu :*
Sebenarnya masih banyak banget yang ingin aku tulis, karna masih banyak cerita, tapi kalo kebanyakan nanti yaa gitu deeeh ... hehehee....
Byeeeee byeeeee............
Eh satu lagi deng, Ini sebagian dokumen gambaran keseharian aku bersama kaliaaaan. Bukan dari gambarnya, bukan dari effect kamera nya, ataupun dari object nya. Tapi ini tentang kebersamaannya.

















Makan siaaaaang


Ngduren pas sore hari

Sebelum Rapat bulanan



Sebelum kerja di pagi hari

Setelah makan malam




Setiap malam nih beginian =))

Setiap malam nih beginian =))



Makan-makan di alun2 Pandeglang





Bebek Ungkeub, Labuan

Bacakan rumah Umu

Bacakan Rumah Umu


Aku lagi sakit pengen di alem, haha


Makan malam Kantor Cimanuk

Kamar kantor cimanuk


Ruang kasir Saketi

Rutinitas sebelum makan diluar (ngelenong) haha

Rutinitas sebelum makan diluar (ngelenong) haha



Kuliner Favorite yang ada di Pandeglang (Soup Duren)

Kuliner Pandeglang


Sayur Favotire anak2 Cah Kangkung


Bacakan bareng Auditor2 dan Manager MIS



Bersama Upin Ipin

Rutinitas yang paling malas (Nyetrika)

Si Jabrah

Makan-makan alun2 di Pandeglang

Makan-makan alun2 di Pandeglang

Makan-makan alun2 di Pandeglang

Makan-makan alun2 di Pandeglang

Makan-makan alun2 di Pandeglang

Makan-makan alun2 di Pandeglang

Makan-makan alun2 di Pandeglang

06 Maret 2014 - 10 February 2015