Sabtu, 22 Agustus 2015

Tanpa Pesan Terakhir

Hidup terlalu singkat untuk cerita tentang kau dan aku
Kau pergi tanpa pesan terakhir dariku dan menyertaimu
kau selalu ku kenang ....
Saat kau langkahkan kakimu tuk tinggalkanku
dan kau pergi jauh untuk selamanya
Hingga bayangamu pun tak mampu ku lihat lagi
kini kau telah pergi jauh untuk selamanya
Ada yang hilang dalam hari hariku saat tak bersamamu
Kau selalu ku kenang, dan selalu ku kenang
Saat kau langkahkan kakimu tuk tinggalkanku
dan kau pergi jauh untuk selamanya
Hingga bayangmu pun tak mampu ku lihat lagi
kini kau telah pergi jauh untuk selamanya

Rabu, 12 Agustus 2015

Tak Ada Lagi

Tak ada lagi yang hadir
Tak ada lagi yang menanti
Tak ada lagi yang menunggu
Tak ada lagi yang tersenyum

Baru ku sadari kesepian ini setelah sesuatu itu pergi dari hati
semakin beku hati ini setelah sekian lama tak ku temukan
tapi saat ini aku bukan manusia yang sedang putus asa,
melainkan aku adalah manusia yang sedang berusaha dan bersabar
sampai nanti tiba masanya akan ku dapatkan yang seutuhnya

Ada perih disudut hati, saat ketika engkau cerita tentang segala yg kau alami.
Setelah sekian lama kau bertahan
Setelah sekian lama kau memendam luka
Kau datang dengan beribu maaf dan penyesalan
Tapi semua itu tak mampu membuatku kembali
Bukannya hati ini tak sakit dan bukannya hati ini tak hancur
bukan pula hati ini tak perih
namun hanya kepasrahan yang mengiringi

Saat ku meneteskan air mata
bukan berarti ku menangisimu
Tapi air mata itu menetes
ketika aku mulai melangkahkan kaki ini
untuk pergi meninggalkan

Tidak ada yang berakhir
Semua hanya diam tak berukir
Kamu akan selalu ada
Membeku dalam relung jiwa
Memberi damai dan semangat untuk tetap melangkah :')

Kamis, 06 Agustus 2015

Rindu Nenek


Sudah lama kita tidak bersua.
Sudah dua tahun nenek meninggalkan dunia.
Sudah 2 tahun lebaran juga kami tidak merayakan hari raya bersamamu nek.
Sudah 2 tahun sepinya malam ini tanpa cerita ceritamu
Dan 2 tahun sudah letihnya raga ini ketika mengingat wajahmu
Masih ingat rasanya saat aku akan pergi jauh untuk kerja dan meninggalkan semua termasuk nenek,
Di saat detik-detik kepergianku, aku bener-bener terharu. karena engkau adalah orang yang paling tak ingin jauh dariku. Hal yang membuat aku sadar betapa engkau sangat menyayangiku


Apa nenek baik-baik saja di sana? Bagaimana rupa nenek sekarang? Apakah masih sama seperti ketika sedang bercengkerama denganku untuk yang terakhir kalinya?
Yah, aku harap nenek sedang tersenyum menatapku sembari ditemani para malaikat surga.
Sejak kepergian nenek, ada banyak hal yang terjadi di dunia ini. Aku sekarang sudah menjadi wanita dewasa. Aku sudah tidak terlalu gemar merengek ataupun bermanja-manja (masih kadang2 sih -_-).
Aku kini sedang berjuang menapaki karier sendiri. Sungguh, aku ingin nenek masih ada di sini. Menjadi saksi pertumbuhan serta perjalananku hingga aku menjadi wanita dewasa seperti sekarang ini.
Aku rindu usapan tangan nenek yang membelai lembut rambutku. Rindu juga dengan candaan ringan yang selalu nenek lontarkan. Bahkan, aku juga kangen saat nenek memberi nasihat yang itu-itu saja ataupun cerita masa muda nenek yang selalu diulang-ulang.
Ah, andai saja nenek masih ada di sini. Kita pasti masih bisa saling bertukar cerita. Nenek pasti akan mendongengkan kembali kisah ketika Indonesia masih dijajah, ataupun aku akan mengajarkan nenek bagaimana cara menggunakan gadget terbarunya :'(
I miss u nek ..
Kini tak ada lg org yg mngerti 1 pun stelah nenek pergi:'(

Doaku selalu menyertaimu.
Menuntun setiap langkahmu